INDRAMAYU — Suasana di rumah duka Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terasa begitu kelam. Rumah yang biasanya hangat oleh perbincangan keluarga mendadak berubah menjadi ruang duka yang mencekam. Tragedi memilukan yang menimpa Hj Komariyah (45) menyisakan pedih mendalam bagi suami dan anak-anaknya. Korban sebelumnya dilaporkan menjadi korban perampokan, penganiayaan, hingga penculikan sebelum akhirnya sesosok jasad perempuan ditemukan di dalam mobil yang terbakar.

Peristiwa pilu ini bermula pada Senin (2/11/2026). Sang suami, Dudung Badrun (66), menceritakan momen terakhirnya berbincang dengan sang istri sekitar pukul 08.00 WIB sebelum ia berangkat kerja. Pagi itu, Komariyah tampak santai duduk di teras rumah menunggu rekannya untuk pergi berbelanja ke Cirebon. Rumah saat itu sepi, hanya ada korban seorang diri setelah anak bungsunya pamit berangkat sekolah.
Namun, kecurigaan mulai menyeruak sekitar pukul 14.00 WIB saat anak bungsu mereka pulang sekolah. Tiba di lokasi, ia mendapati pintu rumah terkunci rapat dari dalam dengan seluruh gorden tertutup rapat. Pemandangan tak biasa ini memicu rasa janggal. Karena tak bisa masuk, sang anak terpaksa menunggu di teras hingga sore hari. Namun hingga menjelang magrib, Komariyah tak kunjung memperlihatkan batang hidungnya.
Merasa ada hal buruk yang terjadi, sang anak menghubungi paman dan bibinya. Keluarga bersama aparat kepolisian akhirnya memutuskan mendobrak pintu rumah. Betapa terkejutnya mereka saat berhasil masuk ke dalam. Rumah yang semula rapi kini berantakan, barang-barang berserakan, lemari terbongkar, dan banyak bercak darah segar berceceran di lantai.
“Setelah dibongkar, kenyataannya seperti itu. Rumah dalam kondisi berantakan, ada banyak bercak darah, dan kondisi lemari dibongkar,” tutur Dudung.
Selain melarikan mobil Mitsubishi Xpander putih milik korban, pelaku diduga menguras uang tunai senilai ratusan juta rupiah serta perhiasan emas seberat setengah kilogram.
Keberadaan korban mulai menemukan titik terang yang menyayat hati pada Selasa (3/11/2026) pagi. Dilansir dari Kompas.com, Rabu (4/11/2026), mobil Mitsubishi Xpander berwarna putih yang diduga milik keluarga korban ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di wilayah Cijati, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Di dalam kendaraan tersebut ditemukan sesosok jasad perempuan yang diduga merupakan Komariyah. Namun, hingga saat ini pihak keluarga masih menunggu kepastian identitas korban melalui pemeriksaan resmi kepolisian.
“Iya betul, mobil yang terbakar di Cikawung itu mobil kami, berikut juga korban yang ditemukan di situ. Namun dari polisi belum memberikan informasi resmi kepada kami, tapi harapan kami semoga Hj Komariah selamat,” ujar Dudung.
Di tengah duka yang mengimpit, fakta pahit lain terungkap. Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam peristiwa sadis ini.
Dudung tak menyangka salah satu terduga pelaku ternyata adalah tetangga dekat yang selama ini sering diberi pekerjaan oleh istrinya.
“Tetangga ini biasa diberikan pekerjaan oleh istri saya. Saya tidak menduga ada niatan busuk dari pelaku,” kata Dudung sembari menahan emosi.
Terduga pelaku lainnya juga bertempat tinggal tak jauh dari rumah korban, tepatnya hanya berjarak sekitar tiga rumah dan berada dekat dengan rumah mertua korban.
Informasi mengenai identitas pelaku membuat suasana di rumah duka sempat memanas. Jarak kediaman pelaku yang sangat dekat memicu kemarahan keluarga besar korban. Warga bersama petugas kepolisian yang berjaga di lokasi bergerak cepat menenangkan pihak keluarga agar situasi tetap kondusif, sembari mengimbau agar seluruh proses hukum diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian.
Atas tragedi keji ini, Dudung berharap penegak hukum memberikan hukuman terberat kepada para pelaku jika terbukti bersalah.
“Walau hukum sifatnya bukan membalas, tapi karena ini adalah perbuatan yang sadis, maka kami minta kepada penyidik Polres Indramayu pelaku dijerat dengan hukuman mati. Ini bukan lagi perampokan, tapi sudah mengarah kepada pembunuhan berencana,” tegasnya.
Dua orang terduga pelaku kini telah dibawa petugas ke ruang Satreskrim Mapolres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno membenarkan adanya peristiwa perampokan dan penculikan tersebut.
“Iya benar, saat ini kami terus bergerak melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini,” ujar AKP Tarno.
Mahjong Ways CUAN128 Mahjong Ways Game Official menjadi salah satu topik yang menarik perhatian penggemar permainan digital bertema mahjong. Mengusung konsep permainan dengan nuansa budaya klasik Tiongkok, Mahjong Ways menghadirkan tampilan visual khas, simbol-simbol menarik, serta pengalaman bermain berbasis hiburan digital.
cuan128 Mahjong Ways CUAN128 merupakan nama brand yang digunakan dalam pembahasan platform permainan online, sedangkan Mahjong Ways dikenal sebagai permainan digital bertema mahjong yang memiliki karakter visual khas.
